Mata bayi retan mengalami kemerahan lho, Mom!
Mata bayi yang terlihat merah bisa disebabkan oleh banyak faktor. Bisa disebabkan oleh hal-hal yang ringan, namun juga bisa disebabkan oleh hal yang cukup serius.
Pada beberapa kasus si kecil yang mengalami mata merah ringan, Willow Mom tidak perlu khawatir. Ini dikarekanakan terjadi hanya sementara. Namun, pada kondisi yang disebabkan oleh hal yang cukup serius, segera bawa si kecil ke dokter ya, Mom.
Untuk mengetahui apakah mata merah si kecil perlu diwaspadai atau tidak, yuk, Mom simak penjelasannya di bawah ini!
1). Bayi Mengucek Matanya
Mata bisa menjadi merah ketika si kecil mengucek atau menggaruk matanya ya, Mom. Biasanya, si kecil akan mengucek matanya ketika terasa gatal, kelelahan, mengantuk, atau ada yang membuatnya tidak nyaman.
Mengucek mata terlalu lama bisa membuat mata menjadi kemerahan apalagi jika tangan si kecil kotor. Mata yang kemerahan karena digosok terlalu lama biasanya akan hilang dengan sendirinya selama beberapa waktu. Jadi, Willow Mom tidak perlu khawatir, ya.
2). Konjungtivitis
Konjungtivitis merupakan peradangan pada selaput mata akibat adanya infeksi virus atau bakteri. Gejalanya yaitu mata kemerahan, mata gatal, berair, dan muncul cairan kuning. Ada beberapa macam konjungtivitis yang umum terjadi pada mata bayi, diantaranya:
- Konjungtivitis Neonatal
Konjungtivitis neonatal dapat menyebabkan kemerahan atau pembengkakan pada satu atau kedua mata, biasanya muncul dalam beberapa hari pertama setelah bayi lahir.
Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi, iritasi akibat proses persalinan, atau saluran air mata yang tersumbat, sehingga membuat mata bayi menjadi berair dan lebih rentan terhadap infeksi.
Jenis ini sering dialami oleh bayi baru lahir dibawah 28 hari. Umumnya terjadi pada bayi baru lahir yang ibunya terinfeksi gonore. - Konjungtivitis Infeksi
Infeksi virus dan bakteri menjadi penyebab bayi menderita konjungtivitis. Jika bayi mengalami konjungtivitis infeksi, matanya bisa terlihat merah, banyak kotoran mata, mata berair, dan terkadang disertai dengan pilek dan batuk.
Kemerahan pada mata bayi akibat konjungtivitis bisa membaik dengan sendirinya, namun jika gejalanya tidak hilang dalam beberapa hari, segera bawa si kecil ke dokter ya, Mom.
3). Iritasi
Mata bayi bisa menjadi kemerahan apabila terjadi iritasi akibat terpapar asap rokok, tidak cocok pada produk sabun atau sunscreen yang digunakan, atau klorin dalam air kolam. Mata merah akibat iritasi umumnya akan membaik dengan sendirinya setelah hal-hal yang membuat mata si kecil iritasi menjauh atau hilang.
4). Alergi
Mata bayi bisa menjadi kemerahan apabila terpapar oleh alergen. Selain kemerahan, matanya juga bisa menjadi bengkak, berair, dan terasa gatal. Mata kemerahan karena alergi ini bisa hilang dengan sendirinya jika si kecil dijauhkan dari alergen atau sesuatu yang memicu reaksi alerginya.
5). Saluran Air Mata Tersumbat
Mata merah bisa disebabkan karena saluran air mata tersumbat. Mengutip dari Boston Children's Hospital, sekitar 6 persen bayi yang baru lahir mengalami penyumbatan pada satu atau kedua saluran air matanya.
Penyumbatan saluran air mata pada bayi tersebut dapat menyebabkan mata menjadi kemerahan dan muncul cairan kuning dari mata. Pada umumnya saluran air mata yang tersumbat ini tidak perlu penanganan dokter karena bisa hilang atau sembuh dengan sendirinya.
6). Mata Kering
Ketika mata kering, pembuluh darah di mata bisa alami peradangan dan iritasi, sehingga mata menjadi kemerahan. Banyak penyebab mengapa mata bisa menjadi kering, bisa karena produksi air mata yang tidak cukup dan penguapan air mata yang terlalu cepat. Lalu, mata kering juga bisa dikarenakan paparan AC yang langsung mengarah ke mata, udara yang kering, atau karena asap rokok.
Itu tadi penyebab mata bayi merah. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Mom!
Same In Category
- Yuk, Stimulasi Sensori dan Latih Kemandirian Si Kecil saat Belajar Mandi Sendiri!
- Yuk, Siapkan Perlengkapan Musim Hujan untuk Si Kecil
- Yuk, Pelajari Cara Mempercepat Pembukaan 1 Ke 10 Agar Persalinan Lancar
- Yuk, Ketahui Posisi Tidur Bayi agar Tidak Gumoh!
- Yuk, Kenali Cara Mendeteksi dan Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar
- Yuk, Kenalan dengan Metode Gentle Birth!
- Yuk Mom, Simak Cara Mencegah Anak Kelelahan selama Mudik Lebaran
- Yoga Hamil, Apa Manfaatnya untuk Janin?
- Yang Cepat Tak Selalu Baik, Ini Bahaya Bayi Duduk Sebelum Waktunya
- Willow Mom, Ini Dia Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi
Related Blogs By Tags
- Yuk, Stimulasi Sensori dan Latih Kemandirian Si Kecil saat Belajar Mandi Sendiri!
- Yuk, Siapkan Perlengkapan Musim Hujan untuk Si Kecil
- Yuk, Ketahui Posisi Tidur Bayi agar Tidak Gumoh!
- Yuk Mom, Simak Cara Mencegah Anak Kelelahan selama Mudik Lebaran
- Yang Cepat Tak Selalu Baik, Ini Bahaya Bayi Duduk Sebelum Waktunya
- Willow Mom, Ini Dia Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi
- Waspadai Penyakit yang Timbul setelah Anak Berenang
- Waspadai Ancaman Hepatitis Akut Misterius yang Menyerang Anak
- Waspada! Kulit Bayi Rentan Infeksi Jamur saat Musim Hujan
- Waspada Obesitas pada Bayi, Ini Cara Mengatasinya!

Leave A Comment