Welcome, Mom/Dad!
google_button Or please Login / Register!
Waspadai Ancaman Hepatitis Akut Misterius yang Menyerang Anak

Waspadai Ancaman Hepatitis Akut Misterius yang Menyerang Anak

Penyakit hepatitis misterius pada anak kini tengah menjadi perbincangan yang hangat di seluruh dunia.

Pandemi Covid-19 belum reda, kini dunia kembali menghadapi tantangan wabah penyakit baru yang menyerang anak-anak. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus hepatitis akut ini pertama kali menyerang anak‚Äďanak di Eropa, Amerika, dan Asia. Hingga saat ini, penyebab adanya penyakit ini belum diketahui dan masih misterius. 


Di awal bulan Mei, dilaporkan telah ada 169 kasus anak yang telah terinfeksi hepatitis akut di seluruh dunia, dnegan 17 anak membutuhkan transplasi hati dan satu kasus yang mengakibatkan kematian seorang anak. Hingga saat ini di Indonesia, Kemenkes melaporkan sebanyak 27 anak terinfeksi hepatitis akut (pembaruan terakhir 17 Mei 2022). Di dalam situs resminya, Kementrian Kesehatan telah meningkatkan kewaspadaan setelah adanya kasus hepatitis misterius pada anak tersebut.


Penyebab penyakit hepatitis misterius pada anak ini masih belum diketahui secara pasti. Pemeriksaan di laboratorium luar negeri telah dilakukan dan virus hepatitis tipe A,B,C,D, dan E tidak ditemukan sebagai penyebab penyakit tersebut. Sementara itu, studi di Amerika Serikat menduga, bahwa virus ada di balik tersebarnya penyakit hepatitis misterius yang menginfeksi anak-anak dengan rentan usia 1 bulan hingga 16 tahun ini.


Berdasarkan temuan WHO, dalam 75% kasus di Inggris, virus dari kelompok adenovirus, yaitu Adenovirus 41, ditemukan pada anak yang terinfeksi hepatitis akut. Atas dasar itu, WHO menduga bahwa adenovirus kemungkinan menjadi penyebab hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya. Meski demikian, penelitian untuk membuktikan hubungan keduanya terus dilakukan. Selain adenovirus, laman Kemenkes RI juga menyebutkan telah terdeteksi adanya virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 pada sebagian kecil anak yang mengalami hepatitis akut misterius.


Meksipun penyebabnya masih terus diteliti, mewaspadai gejala penyakit hepatitis akut misterius dapat membantu Willow Mom&Dad untuk memberikan penanganan sedini mungkin. Gejala hepatitis akut pada anak diawali dengan masalah pencernaan, seperti sakit perut dan muntaber. Kemudian, diikuti dengan sakit kuning. Demam sendiri dilaporkan jarang menjadi gejala, meskipun kemungkinan dapat terjadi. Selain itu, gejala lainnya yang dapat dirasakan anak, seperti perubahan warna urine menjadi gelap atau feses menjadi pucat, kulit menjadi gatal, dan nyeri sendi atau pegal-pegal.


Willow Mom&Dad memiliki peran yang cukup penting dalam mencegah penyakit heoatitis akut misterius pada anak. Untuk mencegah penularan penyakit ini, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan panduan untuk mencegah hepatitis akut misterius pada anak. Panduan tersebut setidaknya memberikan kewaspadaan kepada Willow Mom&Dad untuk melindungi anak dari penularan hepatitis akut. 


Adapun enam cara yang bisa Willow Mom&Dad lakukan untuk mencegah penularan hepatitis akut misterius ini, seperti mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, minum air bersih, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan, memakai masker, dan menjaga jarak. Mengingat penyebabnya yang belum jelas, menjalani pola hidup yang bersih dan sehat, menutup mulut saat bersin atau batuk juga dapat membantu meminimalisir risiko tertular adenovirus.


Jika Willow Mom&Dad memiliki kekhawatiran akan munculnya hepatitis akut pada si kecil, segera konsultasikan ke dokter, ya. Semoga informasi ini bermanfaat.


Leave A Comment