Welcome, Mom/Dad!
google_button Or please Login / Register!
Selain Test Pack, Perlukah Tes Kehamilan Melalui Pemeriksaan Darah?

Selain Test Pack, Perlukah Tes Kehamilan Melalui Pemeriksaan Darah?

Perlukah pemeriksaan darah untuk mengetahui kehamilan?

Selain dengan urine, kamu juga dapat melakukan tes darah untuk mengetahui status kehamilan. Sama seperti tes kehamilan dengan test pack, tes darah ini juga mendeteksi kehamilan dengan mengukur kadar hormon hCG dalam darah. Selain itu, ada juga tes darah kualitatif yang memberikan jawaban apakah kamu hamil atau tidak.


Apa kelebihan tes darah ini jika dibandingkan dengan tes urine? Dan mengapa sih Willow Mom sebaiknya melakukan tes darah di awal kehamilan? Yuk, simak ulasan Willowbabyshop.com mengenai tes kehamilan melalui pemeriksaan darah berikut ini.


Kelebihan Melakukan Tes Darah untuk Mengetahui Status Kehamilan


Tes darah yang dilakukan untuk mengetahui status kehamilan terdiri dari 2 jenis, yaitu:

  1. Tes darah kuantitatif yang bertujuan untuk mendeteksi jumlah hCG dalam darah secara tepat
  2. Tes darah kualitatif, tujuannya untuk mendapatkan jawaban apakah Willow Mom hamil atau tidak


Kelebihan dari tes darah jika dibanding tes urine adalah:

  1. Tes darah dapat mendeteksi kehamilan lebih awal sejak konsepsi, jika dibandingkan dengan tes urine
  2. Tes ini dapat mengukur konsentrasi hormon hCG dalam darah. Ini berguna untuk mengetahui apakah ada masalah pada kehamilan.


Mengapa perempuan sebaiknya melakukan tes darah untuk pemeriksaan kehamilan? Berikut alasannya:


Deteksi Lebih Awal


Kepekaan itu dapat membuat perbedaan besar jika Willow Mom ingin atau perlu tahu apakah Willow Mom hamil terlalu dini. Jika kamu melakukan tes kehamilan dengan test pack sebelum mendapatkan menstruasi, hasilnya mungkin negatif meskipun Willow Mom sebenarnya hamil. 


Tetapi, jika Willow Mom melakukan tes darah, hasilnya bisa menunjukkan tanda positif saat Willow Mom benar-benar hamil. Selain itu, menurut penelitian, tes darah di awal kehamilan dapat mendeteksi adanya risiko keguguran dan kehamilan prematur.


Penting bagi Perempuan yang Memiliki Risiko Masalah Reproduksi


Tes kehamilan dengan darah mungkin tidak terlalu diperlukan. Tetapi berbeda dengan perempuan yang memiliki sejumlah risiko reproduksi atau kehamilan, seperti pernah mengalami keguguran hingga kehamilan ektopik. 


Kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang dibuahi tetap berada di saluran tuba, bukan di dalam rahim yang seharusnya.


Willow Mom sebaiknya segera pergi ke dokter jika pernah mengalami keguguran sebelumnya sehingga dokter dapat memeriksa darah dan dapat melakukan USG untuk melihat ke dalam dan melihat bahwa semuanya baik-baik saja.


Jika Dokter Tidak Dapat Mengonfirmasi Kehamilan dengan USG Transvaginal


Bagi kebanyakan perempuan, tes darah kehamilan tidak diperlukan. Jika Willow Mom telah menjalani tes kehamilan di rumah dan mendapatkan hasil positif, dokter kandungan akan melakukan pemeriksaan sekitar delapan minggu setelah periode menstruasi terakhir dan mengkonfirmasi kehamilan dengan USG transvaginal.


Namun, kadang-kadang, dokter tidak dapat mendeteksi kehamilan dengan USG segera. Jika ini terjadi, dokter akan melakukan tes darah untuk memeriksa apakah terjadi kehamilan, kata Cristina Perez, MD, ob-gyn di Spesialis Wanita Houston di Texas Children's Pavilion.


Tes darah akan terdiri dari setidaknya dua kali pengambilan darah, sekitar 48 jam terpisah. Di awal kehamilan, kadar hCG seharusnya berlipat ganda kira-kira setiap 48 jam. Dengan melihat perubahan kadar hCG, dokter dapat mengevaluasi risiko terjadinya keguguran atau kehamilan ektopik, selain memastikan bahwa kehamilan berkembang dengan sehat.


Nah, jika Willow Mom memiliki kriteria di atas, sebaiknya melakukan tes kehamilan melalui pemeriksaan darah. Diskusikan dengan dokter apakah kamu perlu melakukannya. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.


Leave A Comment