Willow Mom memiliki situasi yang sulit di bulan-bulan pertama menyusui si Kecil?
Sering kali, perempuan mengalami perasaan goyah ketika mereka mulai menyusui. Terutama menyusui bayi pertama datang dengan pengalaman baru dan tak terduga. Bahkan banyak hal tidak selalu berjalan sesuai rencana.
Tetapi pada saat mengharapkan bayi kedua, Willow Mom melalui proses yang lebih baik tentang menyusui. Tentu saja, tidak ada dua bayi yang sama dan tidak ada dua pengalaman menyusui yang persis sama bukan?
Nah, berikut Willowbabyshop.com informasikan fakta perbedaan menyusui bayi pertama & kedua. Yuk, baca terus agar bisa memahaminya!
Apa yang Terjadi Secara Fisiologis Menyusui Bayi Pertama dan Kedua?
Secara fisiologis, refleks oksitosin membuat ASI mengalir di sepanjang saluran. Kemudian lidah bayi menekan ASI dari saluran ke dalam mulut bayi. Namun biasanya, pasokan susu rendah atau keterlambatan masuk ASI pada saat menyusui anak pertama.
Sebagian perempuan, mereka yang menyusui berharap untuk menghasilkan lebih banyak ASI untuk kedua kalinya. Terutama dalam beberapa hari pertama pasca persalinan.
Jenelle Ferry, M.D., ahli neonatologi dan direktur pemberian makan, nutrisi, dan perkembangan bayi di Pediatric Neonatology of Florida menjelaskan kepada Very Well Family bahwa seringkali dibutuhkan lebih sedikit waktu untuk ASI keluar pada kehamilan berikutnya. Fenomena ini mungkin agak bergantung pada jumlah waktu yang berlalu antara kedua anak.
Hal itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa begitu banyak orang tua mengalami suplai ASI yang lebih banyak setelah kehamilan kedua. Ini karena kelenjar susu memiliki cara mengingat cara membuat ASI.
Dimana kelenjar susu membentuk semacam ingatan jangka panjang tentang kehamilan. Secara khusus, mempersiapkannya untuk merespons perubahan hormonal pada kehamilan berikutnya.
Bagaimana Perubahan Emosi saat Menyusui Bayi Pertama dan Kedua?
Ketahuilah, bahwa menyusui menyebabkan fluktuasi hormon tambahan. Bahkan dapat memicu gejala ketidakseimbangan hormon. Dimana ketika menyusui, tingkat dopamin (hormon yang terkait pengendali emosi) menurun untuk tingkat prolaktin (hormon penghasil susu) meningkat.
Untuk beberapa ibu menyusui, hormon dopamin turun secara berlebihan dan defisit yang diakibatkannya menyebabkan berbagai gejala. Ini termasuk kecemasan, kemarahan dan kebencian pada diri sendiri.
Namun setelah melewati beberapa bulan menyusui bayi pertama, Willow Mom telah mengembangkan pengetahuan dan pengalaman yang dapat memandu maupun memengaruhi perasaan. Artinya, ada beberapa cara sikap dan emosi mungkin berubah antara bayi pertama dan kedua.
Pengalaman Menyusui yang Lebih Percaya Diri
Setiap ibu dan kelahiran anak memiliki pengalaman unik dalam hal menyusui. Jika Willow Mom kesulitan dan awal yang menegangkan menyusui bayi pertama, mungkin akan lebih mudah dengan bayi kedua. Sementara itu, sebagian perempuan merasa lebih percaya diri untuk kedua kalinya.
Dimana setelah beberapa waktu melahirkan bayi pertama dan bersiap untuk menyusui lagi, biasanya bisa belajar dari pengalaman pertama. Bahkan mendapatkan kepercayaan diri dalam jumlah tertentu dan memiliki banyak strategi untuk melewati masa-masa sulit.
Depresi saat Menyusui Bayi Pertama
Ternyata, sebagian perempuan didiagnosis dengan depresi postpartum. Bisa jadi, proses menyusui dapat dikaitkan dengan gejala depresi. Mereka mengalami depresi pasca persalinan setelah kelahiran bayi pertama, terutama jika khawatir tentang memiliki anak lagi. Sementara yang lainnya dapat dengan mudah mengelola gejala untuk menenangkan pikiran saat hamil lagi.
Namun jika memiliki pengalaman sulit menyusui anak pertama, Willow Mom mungkin tidak merasa khawatir tentang apa yang akan terjadi untuk kedua kalinya. Bahkan tidak membutuhkan lebih banyak bantuan. Ini karena Willow Mom menghasilkan lebih banyak ASI secara signifikan menyusui bayi kedua mereka dan menghasilkan pemberian makan yang lebih efisien.
Mengatur Anak Pertama saat Menyusui Bayi
Bahwa salah satu perbedaan utama antara menyusui anak pertama dan kedua adalah sekarang memiliki anak lain untuk diurus pada waktu yang sama. Ketika orangtua lebih fokus pada anak bungsu dan menyerahkan semua tanggung jawab kepada anak sulung, maka sang Kakak sering kali merasa kurang mendapat perhatian dan diabaikan.
Mereka mungkin tidak mengungkapkan pengalaman dengan kata-kata, melainkan mengomunikasikan kesusahannya dengan perilaku. Ya, mencoba mengatur anak-anak lain saat menyusui bisa menjadi suatu tantangan. Anak yang lebih besar mungkin tidak terbiasa untuk tidak menjadi pusat perhatian. Jika mereka masih kecil, mereka mungkin masih memiliki banyak kebutuhan sendiri.
Akan tetapi, menemukan cara untuk melibatkan kakak dalam merawat dan memberi makan bayi baru dapat membuat pengalaman menjadi jauh lebih baik. Bahkan yang lebih besar dapat melakukan tugas-tugas sederhana seperti membawakan popok dan menjaga adiknya. Sedangkan untuk anak yang lebih kecil, memiliki kotak mainan khusus bisa menjadi cara bagus menjaga mereka tetap aman dan sibuk.
Nah, Mom itulah kelima fakta perbedaan menyusui bayi pertama dan kedua. Apakah sedang Willow Mom alami sekarang?
Same In Category
- Yuk, Stimulasi Sensori dan Latih Kemandirian Si Kecil saat Belajar Mandi Sendiri!
- Yuk, Siapkan Perlengkapan Musim Hujan untuk Si Kecil
- Yuk, Pelajari Cara Mempercepat Pembukaan 1 Ke 10 Agar Persalinan Lancar
- Yuk, Ketahui Posisi Tidur Bayi agar Tidak Gumoh!
- Yuk, Kenali Cara Mendeteksi dan Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar
- Yuk, Kenalan dengan Metode Gentle Birth!
- Yuk Mom, Simak Cara Mencegah Anak Kelelahan selama Mudik Lebaran
- Yoga Hamil, Apa Manfaatnya untuk Janin?
- Yang Cepat Tak Selalu Baik, Ini Bahaya Bayi Duduk Sebelum Waktunya
- Willow Mom, Ini Dia Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi
Related Blogs By Tags
- Yuk, Stimulasi Sensori dan Latih Kemandirian Si Kecil saat Belajar Mandi Sendiri!
- Yuk, Siapkan Perlengkapan Musim Hujan untuk Si Kecil
- Yuk, Ketahui Posisi Tidur Bayi agar Tidak Gumoh!
- Yuk Mom, Simak Cara Mencegah Anak Kelelahan selama Mudik Lebaran
- Yang Cepat Tak Selalu Baik, Ini Bahaya Bayi Duduk Sebelum Waktunya
- Willow Mom, Ini Dia Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi
- Waspadai Penyakit yang Timbul setelah Anak Berenang
- Waspadai Ancaman Hepatitis Akut Misterius yang Menyerang Anak
- Waspada! Mengenal Cacar Monyet, Wabah yang Berasal dari Afrika
- Waspada! Kulit Bayi Rentan Infeksi Jamur saat Musim Hujan

Leave A Comment