Stretch mark yang timbul pada kulit ada yang berwarna merah dan warna putih. Nah, kira-kira adakah perbedaan antara keduanya?
Stretch mark atau dikenal juga dengan istilah striae merupakan garis atau guratan yang muncul pada kulit. Stretch mark pada umumnya muncul di daerah perut, payudara, pinggul, dan bokong,
Pada ibu hamil, stretch mark sering muncul saat memasuki akhir trimester kedua dan masuk trimester akhir. Kenaikan berat badan yang cepat dan perubahan bentuk perut saat hamil menyebabkan kulit meregang hingga akhirnya timbul stretch mark.
Perbedaan Stretch Mark Merah dan Putih pada Bumil
Stretch mark berwarna merah dikenal sebagai striae rubra, sementara stretch mark berwarna putih dikenal sebagai striae distensae alba. Lalu, apa yang membedakan antara stretch mark merah dan putih? Nah, perbedaanya ini hanya ada pada warna dan waktu munculnya saja, Mom.
Stretch mark berwarna merah merupakan jenis stretch mark yang baru saja muncul di permukaan kulit. Warna merah pada stretch mark ini menunjukkan adanya pembuluh darah di bawah kulit.
Sementara itu, stretch mark putih merupakan stretch mark yang sudah lama. Bisa dikatakan stretch mark merah yang ada pada kulit dari waktu ke waktu akan berubah menjadi stretch mark putih. Hal ini menandakan bahwa pembuluh darah telah melebar sehingga warna merahnya memudar.
Bisa dikatakan juga bahwa stretch mark merah merupakan stretch mark yang baru muncul atau masih awal dan belum matang, sementara stretch mark putih adalah stretch mark yang sudah lama atau tua dan sudah matang.
Cara Mengatasi Stretch Mark
Stretch mark pada kulit memang tidak berbahaya, tapi hal ini bisa membuat ibu hamil tidak percaya diri karena dirasa mengganggu penampilan. Nah, perlu Willow Mom ketahui bahwa stretch mark berwarna merah lebih mudah untuk diatasi dibandingkan dengan yang berwarna putih.
Ada dua cara untuk menghilangkan stretch mark, yaitu secara medis dan non medis atau alami. Berikut ini beberapa cara yang dapat Willow Mom lakukan untuk memudarkan stretch mark pada kulit:
- Pakai Krim Retinoid
Retinoid merupakan senyawa kimia yang berasal dari vitamin A. Retinoid dapat merangsang pembentukan kolagen di kulit sehingga stretch mark dapat pudar dan kulit akan terlihat seperti biasa.
Jika Willow Mom ingin menggunakan krim retinoid, sebaiknya bicarakan dahulu dengan dokter. Hal ini karena krim retinoid disebut tidak aman untuk digunakan oleh ibu hamil dan menyusui. - Terapi Sinar Laser
Terapi sinar laser merupakan cara mudah dan cepat untuk mengatasi stretch mark. Terapi ini dapat membantu merangsang pertumbuhan sel kulit dan kolagen sehingga kulit akan terlihat normal kembali. - Pijat Perut Menggunakan Minyak Zaitun, Minyak Kelapa atau Lidah Buaya
Cara alami untuk mengatasi stretch mark adalah dengan memijat perut menggunakan minyak zaitun, minyak kelapa atau lidah buaya. Willow Mom bisa mencoba semua bahan ini secara bergantian atau hanya pilih satu atau dua bahan saja.
Ketiga bahan ini dipercaya dapat mengatasi stretch mark karena di dalamnya mengandung vitamin E yang dapat merangsang pembentukan kolagen.
Cara Mencegah Stretch Mark
Ibu hamil berisiko tinggi alami stretch mark, meski begitu tidak ada salahnya untuk mencoba mengurangi risiko timbulnya stretch mark di kulit. Berikut cara untuk mencegahnya:
- Menjaga Berat Badan Tetap Ideal
Stretch mark dapat terjadi ketika kulit meregang karena adanya kenaikan berat badan yang cepat. Oleh karena itu, penting bagi Willow Mom untuk menjaga berat badan tetap ideal dan kenaikan berat badannya tidak terlalu signifikan agar risiko stretch mark dapat berkurang. - Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh
Ibu hamil yang memiliki kulit kering lebih berisiko alami stretch mark dibandingkan dengan ibu hamil dengan kulit lembab. Untuk menjaga kelembapan kulit Willow Mom bisa minum air putih kurang lebih dua liter per hari. - Konsumsi Makanan Bernutrisi
Stretch mark bisa muncul karena tubuh kekurangan nutrisi. Nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mengurangi risiko munculnya stretch mark yaitu vitamin C, vitamin D, vitamin E, zinc, dan protein.
Jadi, perbedaan stretch mark merah dan putih pada ibu hamil itu terletak pada warna dan waktu munculnya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Mom!
Same In Category
- Yuk, Stimulasi Sensori dan Latih Kemandirian Si Kecil saat Belajar Mandi Sendiri!
- Yuk, Siapkan Perlengkapan Musim Hujan untuk Si Kecil
- Yuk, Pelajari Cara Mempercepat Pembukaan 1 Ke 10 Agar Persalinan Lancar
- Yuk, Ketahui Posisi Tidur Bayi agar Tidak Gumoh!
- Yuk, Kenali Cara Mendeteksi dan Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar
- Yuk, Kenalan dengan Metode Gentle Birth!
- Yuk Mom, Simak Cara Mencegah Anak Kelelahan selama Mudik Lebaran
- Yoga Hamil, Apa Manfaatnya untuk Janin?
- Yang Cepat Tak Selalu Baik, Ini Bahaya Bayi Duduk Sebelum Waktunya
- Willow Mom, Ini Dia Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi
Related Blogs By Tags
- Yuk, Pelajari Cara Mempercepat Pembukaan 1 Ke 10 Agar Persalinan Lancar
- Yuk, Kenali Cara Mendeteksi dan Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar
- Yuk, Kenalan dengan Metode Gentle Birth!
- Yoga Hamil, Apa Manfaatnya untuk Janin?
- Willow Mom, Ini Dia Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi
- Waspada! Kulit Bayi Rentan Infeksi Jamur saat Musim Hujan
- Warna Urin Ibu Hamil Berubah-Ubah, Apa Sebabnya?
- Ukuran Perut Ibu Hamil Kecil, Berbahayakah Bagi Janin?
- Ukuran Kaki Ibu Hamil Bisa Berubah, Apakah Permanen?
- Tips Merawat Kulit Bayi yang Sensitif

Leave A Comment