Welcome, Mom/Dad!
google_button Or please Login / Register!
7 Cara Mengatasi Telinga Berdenging saat Hamil Tua, Kurangi Kafein

7 Cara Mengatasi Telinga Berdenging saat Hamil Tua, Kurangi Kafein

Memasuki trimester ketiga atau masa hamil tua, keluhan fisik yang Willow Mom rasakan mungkin semakin beragam. Salah satu yang cukup mengganggu ketenangan adalah telinga berdenging atau tinnitus. Suara "ngiing" atau mendesing yang terus-menerus ini tentu bisa membuat Willow Mom sulit tidur dan memicu stres menjelang persalinan.

Meskipun sebagian besar kasusnya normal karena perubahan hormon dan sirkulasi darah, kondisi ini tetap perlu diredakan agar Willow Mom bisa beristirahat dengan nyaman. Dikarenakan Willow Mom tidak boleh sembarangan minum obat, Popmama.com telah merangkum beberapa mengatasi telinga berdenging saat hamil tua.


Yuk Mom, coba tips berikut ini!


1). Pantau Tekanan Darah secara Rutin


Langkah pertama dan terpenting saat telinga berdenging selama hamil, yakni perlu mengecek tensi. Telinga berdenging bisa jadi alarm tubuh bahwa tekanan darah Willow Mom sedang naik. Jika dengingan disertai sakit kepala atau pandangan kabur, ini bisa mengarah pada hipertensi gestasional atau preeklamsia.


Jika Willow Mom memiliki alat tensi di rumah, segera cek tekanannya. Jika hasilnya tinggi (di atas 140/90 mmHg), segera hubungi dokter. Namun jika tensi normal, Willow Mom bisa bernapas lega dan mencoba cara-cara relaksasi lainnya untuk meredakan dengingan tersebut.


2). Kurangi Konsumsi Garam dan Penyedap Rasa


Garam bersifat mengikat air di dalam tubuh. Saat hamil tua, tubuh Willow Mom sudah cenderung menahan cairan (retensi air), dan konsumsi garam berlebih akan memperparah kondisi ini. Penumpukan cairan bisa memengaruhi tekanan di dalam telinga bagian dalam, sehingga memicu suara berdenging.


Mulailah membatasi camilan asin, keripik, makanan kaleng, atau makanan cepat saji yang tinggi natrium. Perbanyak masakan rumah dengan bumbu alami. Mengurangi garam tidak hanya membantu meredakan telinga berdenging, tetapi juga ampuh mengurangi bengkak pada kaki mama.


3). Gunakan Terapi Suara atau White Noise


Suara dengingan di telinga biasanya akan terdengar paling keras saat suasana hening, terutama saat Willow Mom hendak tidur malam. Untuk mengatasinya, Willow Mom bisa menggunakan trik "masking" atau menutupi suara dengingan tersebut dengan suara latar belakang yang lembut (white noise).


Coba nyalakan kipas angin, humidifier, atau putar rekaman suara hujan dan ombak laut dengan volume rendah di kamar tidur. Suara latar yang konstan ini akan membantu mengalihkan fokus otak dari suara dengingan internal, sehingga Willow Mom bisa lebih rileks dan mudah terlelap.


4). Cukupi Kebutuhan Zat Besi


Di trimester ketiga, cadangan zat besi ibu hamil banyak terserap untuk perkembangan bayi dan persiapan persalinan. Jika Willow Mom mengalami anemia defisiensi besi, jantung harus bekerja lebih keras memompa darah, menyebabkan aliran darah menjadi turbulen dan terdengar seperti suara "wush-wush" atau berdenyut di telinga.


Pastikan Willow Mom rutin mengonsumsi suplemen penambah darah sesuai resep dokter. Bantu juga dengan asupan makanan kaya zat besi seperti daging merah matang, bayam, hati ayam, atau kacang-kacangan untuk meningkatkan kadar hemoglobin dan menenangkan aliran darah.


5). Hindari Kafein dan Pemicu Stres


Kafein yang terdapat dalam kopi, teh, atau cokelat merupakan stimulan yang dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung sementara waktu. Bagi telinga yang sensitif saat hamil, sedikit saja kenaikan tekanan darah bisa memicu atau memperparah tinnitus.


Sebaiknya kurangi atau hindari dulu konsumsi kafein jika telinga mulai terasa bising. Gantilah dengan air putih hangat atau jus buah segar. Selain itu, hindari stres berlebih karena ketegangan emosional dapat memperkaku otot-otot di sekitar rahang dan leher yang berhubungan langsung dengan telinga.


6). Istirahat dengan Posisi Kepala Lebih Tinggi


Posisi tidur ternyata juga berpengaruh. Berbaring datar kadang bisa membuat aliran darah menumpuk di area kepala dan leher, yang membuat sensasi berdenyut di telinga semakin terasa kencang.


Cobalah tidur dengan menumpuk dua bantal agar posisi kepala sedikit lebih tinggi dari jantung. Posisi ini membantu melancarkan sirkulasi darah di area kepala dan mengurangi tekanan pada pembuluh darah di sekitar telinga, sehingga suara dengingan bisa berkurang.


7). Lakukan Pijatan Ringan di Area Rahang


Sering kali telinga berdenging saat hamil tua disebabkan oleh ketegangan pada sendi rahang (TMJ), mungkin karena Willow Mom sering menggemeretakkan gigi saat tidur tanpa sadar akibat cemas menghadapi persalinan.


Lakukan pijatan lembut di area depan telinga dan sekitar rahang menggunakan minyak aromaterapi yang aman. Pijatan ini membantu merelaksasi otot-otot yang kaku dan melancarkan peredaran darah di sekitar saluran pendengaran.


Itulah tadi beberapa cara mengatasi telinga berdenging saat hamil tua. Meskipun mengganggu, percayalah bahwa kondisi ini umumnya akan menghilang dengan sendirinya setelah si Kecil lahir.


Leave A Comment