Saat bayi tidur lebih lama di malam hari tanpa terbangun untuk menyusu, mungkin Willow Mom merasa khawatir. Apakah ini tanda bahwa si Kecil sudah siap tidur semalaman, atau justru ada sesuatu yang perlu diperhatikan?
Normalnya, bayi baru lahir masih sering terbangun untuk menyusu karena kebutuhan nutrisinya yang tinggi. Namun, seiring bertambahnya usia, pola tidurnya akan mengalami perubahan. Lalu, di usia berapa bayi bisa tidur lebih lama tanpa terbangun di malam hari?
Berikut Popmama.com akan ulas lebih lanjut soal usia berapa bayi tidak bangun di malam hari.
Di Usia Berapa Bayi Tidak Bangun di Malam Hari?
Di usia 4-6 bulan, sebagian besar bayi mulai bisa tidur lebih lama di malam hari, yaitu sekitar 4-6 jam tanpa terbangun. Pada tahap ini, sistem pencernaannya mulai berkembang sehingga ia bisa menahan rasa lapar lebih lama dibandingkan saat baru lahir.
Pola tidur yang lebih teratur juga didukung oleh kebiasaan tidur yang konsisten, seperti rutinitas sebelum tidur dan lingkungan tidur yang nyaman. Namun, beberapa bayi masih terbangun di tengah malam karena faktor beberapa faktor, seperti pertumbuhan atau ketidaknyamanan tertentu.
Sebelum 4 Bulan, Bayi Masih Sering Terbangun untuk Menyusu
Sebelum memasuki usia 4 bulan, bayi biasanya masih perlu menyusu setiap 3-4 jam, termasuk di tengah malam. Hal ini normal karena kebutuhan nutrisinya masih tinggi, dan pola tidurnya masih belum teratur.
Selain itu, kapasitas lambung bayi yang masih kecil membuatnya cepat merasa lapar, sehingga ia perlu menyusu lebih sering untuk memenuhi kebutuhan energi dan tumbuh kembangnya.
Namun, seiring bertambahnya usia, pola tidur bayi akan mulai lebih teratur, dan frekuensi menyusu di malam hari pun berangsur berkurang.
Sekitar 80% Bayi Usia 9 Bulan Bisa Tidur Sepanjang Malam
Sekitar 80% bayi berusia 9 bulan sudah dapat tidur sepanjang malam tanpa terbangun untuk menyusu, karena mereka perlahan sudah memahami tentang perbedaan siang dan malam.
Jika si Kecil masih sering terbangun, kemungkinan dipengaruhi oleh faktor seperti kebiasaan tidur, kenyamanan lingkungan, atau growth spurt.
Perlukah Khawatir jika Bayi Mulai Tidur Lama pada Malam Hari?
Saat si Kecil mulai tidur lebih lama di malam hari, Willow Mom tidak perlu khawatir. Namun, tetap pastikan kebutuhan cairannya terpenuhi dengan memantau produksi urinenya, yaitu memastikan popoknya tetap basah secara teratur.
Selain itu, perhatikan warna urine, karena jika terlalu pekat atau gelap, bisa menjadi tanda bahwa ia kekurangan cairan. Jangan lupa juga untuk mengawasi kenaikan berat badannya agar tetap sesuai dengan grafik pertumbuhan.
Nah, itu penjelasan seputar usia berapa bayi tidak bangun di malam hari. Jika Willow Mom merasa si Kecil tidur terlalu lama tanpa menyusu dan ada tanda-tanda dehidrasi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.
Dengan memahami pola tidur bayi, Willow Mom bisa lebih tenang menghadapi fase pertumbuhan dan perkembangannya. Semoga membantu, Mom!
Same In Category
- Yuk, Stimulasi Sensori dan Latih Kemandirian Si Kecil saat Belajar Mandi Sendiri!
- Yuk, Siapkan Perlengkapan Musim Hujan untuk Si Kecil
- Yuk, Pelajari Cara Mempercepat Pembukaan 1 Ke 10 Agar Persalinan Lancar
- Yuk, Ketahui Posisi Tidur Bayi agar Tidak Gumoh!
- Yuk, Kenali Cara Mendeteksi dan Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar
- Yuk, Kenalan dengan Metode Gentle Birth!
- Yuk Mom, Simak Cara Mencegah Anak Kelelahan selama Mudik Lebaran
- Yoga Hamil, Apa Manfaatnya untuk Janin?
- Yang Cepat Tak Selalu Baik, Ini Bahaya Bayi Duduk Sebelum Waktunya
- Willow Mom, Ini Dia Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi
Related Blogs By Tags
- Yuk, Stimulasi Sensori dan Latih Kemandirian Si Kecil saat Belajar Mandi Sendiri!
- Yuk, Siapkan Perlengkapan Musim Hujan untuk Si Kecil
- Yuk, Ketahui Posisi Tidur Bayi agar Tidak Gumoh!
- Yuk Mom, Simak Cara Mencegah Anak Kelelahan selama Mudik Lebaran
- Yang Cepat Tak Selalu Baik, Ini Bahaya Bayi Duduk Sebelum Waktunya
- Willow Mom, Ini Dia Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi
- Waspadai Penyakit yang Timbul setelah Anak Berenang
- Waspadai Ancaman Hepatitis Akut Misterius yang Menyerang Anak
- Waspada! Kulit Bayi Rentan Infeksi Jamur saat Musim Hujan
- Waspada Obesitas pada Bayi, Ini Cara Mengatasinya!

Leave A Comment