Pernahkah Willow Mom mendapati pusar si Kecil mengeluarkan darah meskipun tali pusarnya sudah puput? Kondisi ini memang cukup sering dialami oleh bayi baru lahir dan bisa membuat orangtua khawatir.
Meskipun terlihat mengganggu, pendarahan ringan pada area pusar setelah puput umumnya masih tergolong normal. Namun, Willow Mom tetap perlu waspada jika darah yang keluar cukup banyak, disertai dengan area pusar tampak bengkak dan bernanah.
Untuk memahami penyebab dan cara penanganan yang tepat, berikut Willowbabyshop.com akan bahas lebih lanjut alasan di balik kenapa pusar bayi berdarah setelah puput untuk menjawab rasa kekhawatiran Willow Mom. Yuk, simak informasinya!
Penyebab Pusar Bayi Berdarah setelah Puput
Pendarahan ringan pada pusar bayi setelah tali pusar lepas bisa terjadi akibat proses pengeringan dan pelepasan tali pusar. Umumnya, darah akan terlihat di area bekas lepasnya tali tersebut.
Jika disertai nanah dan bau tak sedap, kondisi ini masih tergolong normal selama tidak berlangsung lama. Nanah biasanya muncul karena luka bekas tali pusar belum kering sempurna dan dibiarkan lembap, sehingga rentan terinfeksi jamur.
Karena itu, meskipun tali pusar si Kecil sudah puput, Willow Mom harus tetap menjaga kebersihannya selama beberapa hari ke depan, ya.
Kapan Willow Mom Harus Waspada?
Meski darah pada pusar bayi setelah tali pusar lepas tergolong normal, Willow Mom perlu waspada jika pendarahan terus berlanjut dan tak kunjung berhenti, terutama jika disertai gejala berikut:
- Bayi tampak rewel dan tidak nyaman saat area pusar disentuh.
- Area tali pusar terasa lebih hangat atau panas dibandingkan kulit sekitarnya.
- Kulit di sekitar pusar tampak kemerahan.
- Muncul nanah disertai bau tak sedap yang berlangsung terus-menerus.
- Bayi mengalami demam.
Apakah Pendarahan pada Pusar Bayi setelah Puput Dapat Dicegah?
Pendarahan pada pusar setelah tali pusar puput bisa dicegah dengan menjaga area sekitarnya tetap kering, karena kondisi lembap dapat memicu pertumbuhan kuman penyebab infeksi.
Hindari penggunaan sabun saat membersihkan area pusar. Cukup bersihkan dengan kain, kapas, atau cotton bud yang dibasahi air hangat, lalu keringkan dengan lembut.
Selain itu, pastikan popok tidak menutupi tali pusar dan hindari membasahinya saat memandikan si Kecil. Dengan perawatan yang tepat, Willow Mom dapat membantu mencegah pendarahan setelah tali pusar lepas.
Cara Menangani Pusar Bayi Berdarah setelah Puput
Mengutip Healthline, jika pusar bayi berdarah setelah tali pusar lepas, Willow Mom bisa membersihkannya dengan kain lembut atau cotton bud dan air hangat. Sambil membersihkan, Willow Mom juga bisa memberikan sedikit tekanan pada tali pusar untuk memperlambat dan menghentikan pendarahan.
Nah, itu dia informasi di balik pusar bayi berdarah setelah puput. Jika pendarahan tidak berhenti dalam 2–3 hari, segera konsultasikan ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat.
Semoga membantu, Mom.
Same In Category
- Yuk, Stimulasi Sensori dan Latih Kemandirian Si Kecil saat Belajar Mandi Sendiri!
- Yuk, Siapkan Perlengkapan Musim Hujan untuk Si Kecil
- Yuk, Pelajari Cara Mempercepat Pembukaan 1 Ke 10 Agar Persalinan Lancar
- Yuk, Ketahui Posisi Tidur Bayi agar Tidak Gumoh!
- Yuk, Kenali Cara Mendeteksi dan Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar
- Yuk, Kenalan dengan Metode Gentle Birth!
- Yuk Mom, Simak Cara Mencegah Anak Kelelahan selama Mudik Lebaran
- Yoga Hamil, Apa Manfaatnya untuk Janin?
- Yang Cepat Tak Selalu Baik, Ini Bahaya Bayi Duduk Sebelum Waktunya
- Willow Mom, Ini Dia Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi
Related Blogs By Tags
- Yuk, Stimulasi Sensori dan Latih Kemandirian Si Kecil saat Belajar Mandi Sendiri!
- Yuk, Siapkan Perlengkapan Musim Hujan untuk Si Kecil
- Yuk, Ketahui Posisi Tidur Bayi agar Tidak Gumoh!
- Yuk, Kenali Cara Mendeteksi dan Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar
- Yuk Mom, Simak Cara Mencegah Anak Kelelahan selama Mudik Lebaran
- Yang Cepat Tak Selalu Baik, Ini Bahaya Bayi Duduk Sebelum Waktunya
- Willow Mom, Ini Dia Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi
- Waspadai Penyakit yang Timbul setelah Anak Berenang
- Waspadai Ancaman Hepatitis Akut Misterius yang Menyerang Anak
- Waspada! Kulit Bayi Rentan Infeksi Jamur saat Musim Hujan

Leave A Comment